Organisasi Berkas adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record–record dalam sebuah file. Penyimpanan ataupun penulisan character demi character yang ada didalam external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan didalamnya. Aturan inilah yang kemudian dikenal sebagai organisasi file. Dalam hal ini, dikenal ada beberapa metoda, yaitu: Sequential File, Random File dan Index Sequential File. Organisasi berkas diatas memiliki kemampuan untuk diproses dengan metode pemprosesan & pengaksesan yang berbeda Dalam menggorganisasi berkas secara Sekuensial, Langsung, maupun Sekuensial Berindeks memiliki cara yang berbeda dalam penyusunan rekaman-rekaman yang membentuk berkas / file tersebut. Rekaman-rekaman data tersebut tersusun atas sejumlah medan Data. Medan Data : Nilai Dasar yang membentuk sebuah rekaman Data Rekaman Data : Koleksi Berbagai Medan yang berisi beberapa item data el...
SISTEM BERKAS Berkas adalah sebuah unit tempat menyimpan informasi, dapat diakses lebih dari satu proses, dapat dibaca, dan bahkan menulis yang baru. Sedangkan Sistem Berkas adalah sistem penyimpanan pengorganisasian, pengelolaan data pada alat penyimpanan eksternal, dengan menggunakan teknik organisasi data tertentu. Sistem berkas terbagi menjadi dua bagian, yaitu: 1. Kumpulan Berkas (file), masing-masing menyimpan data yang berkaitan. 2. Struktur Direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem. Operasi Dasar yang dilakukan berkas, yaitu: 1. Membuat berkas (Create); 2. Menulis sebuah berkas (Write); 3. Membaca sebuah berkas (Read); 4. Memposisikan sebuah berkas (Reposition); 5. Menghapus berkas (Delete); 6. Menghapus sebagian isi berkas (Truncate); Data dapat diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Kelompok Data Tetap Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama. 2. Kelompok Data Tak Tetap Kelompok data yan...
MANAJEMEN KOLISI Salah satu fungsi hash adalah akan mendistribusikan data secara merata ke dalam berkas. Jika tujuan tersebut tidak tercapai, salah satu strategi yang bisa diambil adalah mengkombinasikan beberapa fungsi sederhana dalam satu aplikasi. Beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mereduksi kolisi adalah mengganti fungsi hashing, atau dengan mereduksi factor- packing. Factor-packing suatu berkas adalah perbandingan (atau rasio) antara jumlah rekaman yang disimpan dalam berkas dengan kapasitas berkas. Factor-packing (sinonim dengan densitas- packing atau factor-loading) mengukur utilitasi penyimpanan. Factor-packing berbanding lurus dengan jumlah kolisi. Jika nilai packing-factor meningkat, maka kolisi akan lebih sering terjadi. Jika factor-packing diperkecil, maka diperlukan ruang yang lebih luas (dan ini mahal), tetapi dengan demikian kemungkinan untuk kolisi menjadi berkurang atau dengan kata lain meningkatkan kinerja.Kolisi pada umumnya akan naik secara cepat bila fact...
Komentar
Posting Komentar