UTS sistem berkas _ Wahyu nurdiansyah


planet doc: Sistem Berkas - Pertemuan Tanggal 7 Maret 2016 ...
SISTEM BERKAS

Berkas adalah sebuah unit tempat menyimpan informasi, dapat diakses lebih dari satu proses, dapat dibaca, dan bahkan menulis yang baru. Sedangkan Sistem Berkas adalah sistem penyimpanan pengorganisasian, pengelolaan data pada alat penyimpanan eksternal, dengan menggunakan teknik organisasi data tertentu.

Tujuan Sistem Berkas
Tujuan sistem berkas adalah sebagai tempat penyimpanan data dan data base.


Sistem berkas terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Kumpulan Berkas (file), masing-masing menyimpan data yang berkaitan.

2. Struktur Direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem.


Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :

>Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.

>Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.

>Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.

>Entitas : ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll

>Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll

>Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.

>Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.

>File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas

>Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

Operasi Dasar yang dilakukan berkas, yaitu:

1. Membuat berkas (Create);
2. Menulis sebuah berkas (Write);
3. Membaca sebuah berkas (Read);
4. Memposisikan sebuah berkas (Reposition);
5. Menghapus berkas (Delete);
6. Menghapus sebagian isi berkas (Truncate);

Data dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

1. Kelompok Data Tetap
Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama.

2. Kelompok Data Tak Tetap
Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.

3. Kelompok Data yang Bertambah Menurut Kurun Waktu
Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap.

Berkas dapat distruktur dalam tiga cara, yaitu:
1. Dalam urutan bytes yang tidak teratur.
2. Record sequence.
3. Menggunakan sebuah tree.


Model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu:

1. Input File
File yang hanya dapat dibaca dengan program.
2. Output File
File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program/file yang dibuat dengan program.
3. Input/Output File
File yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program.

Informasi dalam berkas dapat diakses dengan dua metoda, yaitu:

1. Direct Access
adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada, atau dapat disebut relative access.

2. Sequential Access
adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.


Ada empat teknik dasar organisasi file, yaitu:

1. Sequential File
2. Relative File
3. Index Sequential File
4. Multi-Key File



MEDIA PENYIMPANAN BERKAS/FILE


Primary Storage atau Internal Storage, merupakan penyimpanan primer, yang dicirikan dengan:

Kecepatan akses yang tinggi, Kapasitas terbatas/kecil, Dapat diakses langsung oleh CPU,l Harga mahal,l Memori utama,l Volatile storage.


Jenis Primary Storage, yaitu:

1. RAM (Random Access Memory);

2. ROM (Read Only Memory).


Secondary Storage, merupakan penyimpanan sekunder, yang dicirikan dengan:

>Tidak dapat diakses langsung oleh CPU (harus dicopy dahulu ke buffer memory);

>Kecepatan akses lebih rendah;

>Berharga lebih murah;

>Kapasitas besar;
Contoh: Magnetic Tape, Magnetic Disk, Optical Disk, Flash Memory;

>Non volatile storage.

Jenis Secondary Storage, yaitu:

1. Serial/Sequential Access Storage Device (SASD);

2. Direct Access Storage Device (DASD).


Pertimbangan dalam memilih alat penyimpanan, adalah:

Cara penyusunan data;
Kapasitas penyimpanan;
Waktu akses;
Kecepatan transfer data;
Harga;
Penyaratan pemeliharaan;
Standarisasi.


ORGANISASI FILE

File Indexed Sequential

File indexed sequential menambahkan fasilitas sebuah indeks tunggal terhadap file sekuens sehingga pencarian dan modifikasi record berdasarkan atribut yang di-indekskan menjadi lebih efisien.Ditujukan untuk keperluan akses data secara langsung dan juga sekuensial.


Multi Key (Index)

Terdiri dari main file dan file-file index (file berindex majemuk).
Tidak ada rantai overflow.
Tidak dikenal konsep atribut kunci.
Pengubahan data langsung dilakukan terhadap main file.
Format record dapat berupa name-value pair atau dapat berupa structured record.

Jenis Berkas

Klasifikasi file terbagi atas 9, yaitu :
1. Master File
  File yang berisi record yang relatif tetap ada 2 jenis, yaitu :
a.         Reference Master File
     Adalah file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
Contoh : berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.

b.         Dynamic Master File

       Adalah file yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu berdasarkan suatu peristiwa transaksi. Contoh : berkas stok barang, dll.

2. Transaction File
    Adalah catatan-catatan mengenai transaksi yang terjadi di dalam enterprise tersebut, saling berelasi atau berhubungnya satu atau lebih master file, dan transaction file dapat digunakan untuk mengupdate master file.

3. Report File
    Adalah file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user. File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.


4. Work File
    Adalah file sementara dalam sistem.Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain.Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

5. Program File
    Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama. Instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dan lain-lain),bahasa assembler dan bahasa mesin.

6. Text File
    Adalah file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program.
Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

7. Dump File
   Adalah file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

8. Library File
    Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

9. History File
    Adalah tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file.
File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORGANISASI BERKAS

MANAJEMEN KOLISI PERTEMUAN 11